Sempurnakan Keberkahan Nafkah dengan Zakat Penghasilan
Campaign Pilihan

Waktunya gajian, waktunya tunaikan zakat penghasilan! Yuk, segera bersihkan harta dengan berzakat agar penghasilan kita kian berkah!

Simpan

Sempurnakan Keberkahan Nafkah dengan Zakat Penghasilan

Target

0 0

0%
0 180 hari tersisa

Sempurnakan Keberkahan Nafkah dengan Zakat Penghasilan

Update : 27 Jun, 2022


"Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS At-Taubah: 103)

Juga dalam sebuah hadits diriwayatkan Imam Tirmidzi, bahwa Rasulallah SAW bersabda: “ Keluarkanlah olehmu sekalian zakat dari harta kamu sekalian “.

Dan hadist dari Abu Hurairah ra, Rasulallah SAW bersabda : “ sedekah hanyalah dikeluarkan dari kelebihan / kebutuhan. Tangan diatas lebih baik daripada tangan dibawah. Mulailah ( dalam membelanjakan harta ) dengan orang yang menjadi tanggung jawabmu.” ( HR. Ahmad ).


Apa itu zakat penghasilan?
Zakat penghasilan atau yang dikenal juga sebagai zakat profesi adalah bagian dari zakat maal yang wajib dikeluarkan atas harta yang berasal dari pendapatan/penghasilan rutin dari pekerjaan yang tidak melanggar syariah tidak melanggar syariah (Al Qur’an Surah Al Baqarah ayat 267, Peraturan Menteri Agama No 31 tahun 2019, Fatwa MUI Nomor 3 Tahun 2003 dan pendapat Shaikh Yusuf Qardawi).

Nisab zakat penghasilan sebesar 85 gram emas per tahun. Kadar zakat penghasilan sebesar 2,5%. Berdasarkan fatwa MUI, penghasilan yang dimaksud adalah pendapatan seperti gaji, honor, upah, jasa.

Beberapa bidang penghasilan yang wajib zakat dijelaskan Majelis Ulama Indonesia, yang memiliki pendapatan rutin seperti karyawan swasta, pegawai, pejabat negara / PNS, maupun pendapatan tidak rutin seperti dokter, pengacara, konsultan, notaris, dan lainnya.

Berapa nisab zakat penghasilan?
Seperti dikutip di laman baznas.go.id, zakat penghasilan bisa ditunaikan dengan nisab perbulannya, yaitu setara dengan nilai seperduabelas dari 85 gram emas, dengan kadar 2,5% dari penghasilan seseorang.

Bagaimana cara menghitung zakat penghasilan?
Dibawah ini adalah contoh perhitungan zakat penghasilan yang dibayarkan.
Contoh:
Jika harga emas pada hari ini Rp.935.000/gram, maka nisab zakat penghasilan dalam satu tahun adalah Rp.79.475.000.

Penghasilan setiap bulan Bapak A sebesar Rp. 15.000.000 / bulan, atau jika diakumulasi dalam setahun menjadi Rp.180.000.000. Karena jumlahnya sudah mencapai minimal nisab zakat penghasilan, maka Bapak A wajib membayar zakat.

Dari jumlah penghasilan diatas, jumlah zakat yang harus dikeluarkan apabila memiliki penghasilan Rp. 15.000.000 per bulan atau Rp.180.000.000 per tahun adalah: 2,5% x Rp. 15.000.000 = Rp. 375.000 per bulan.

Atau jika ingin dibayar langsung 12 bulan sebesar Rp. 4.500.000.

Dengan demikian, berarti berapa minimal zakat penghasilan? Jika penghasilan dalam setahun sebesar Rp.180.000.000, maka minimal zakat pendapatan yang Anda bayarkan sebesar Rp.375.000 per bulan.

Bagaimana cara membayar zakat penghasilan? Anda dapat menyalurkan melalui platform sedekah online dari ACT, Indonesia dermawan. Menawarkan beragam metode pembayaran, sehingga dapat memudahkan Anda untuk menunaikan zakat penghasilan. Mari tunaikan.

162bb7df57ae3b0995bea385dccead66.jpg

Ingatlah, Sahabat, bahwa di antara harta yang kita miliki ada hak saudara-saudara kita. Hak tersebut WAJIB untuk kita keluarkan lewat ibadah zakat. Jika kita tidak menunaikannya, tercemarlah harta yang kita miliki. Tentu, kita tak mau kehilangan berkah dari nafkah yang kita perjuangkan selama ini, bukan?

1453c9900ab7388a97a99ae014aaa4db.jpg

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman dalam Alquran:

“Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu. Janganlah kamu memilih yang buruk untuk kamu keluarkan, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata (enggan) terhadapnya. Dan ketahuilah bahwa Allah Maha kaya, Maha Terpuji.” (QS Al-Baqarah: 267)

Masih ada pertanyaan? Boleh tanya melalui admin representatif di laman ini ya, sahabat!

Siapa yang berhak menerima zakat penghasilan? Sebagai LAZ nasional resmi, insya Allah Global Zakat ACT akan menyalurkan amanah zakatmu kepada mereka yang berhak menerima zakat penghasilanmu, para ashnaf, bahkan di lokasi bencana. Yuk, dapatkan keberkahan berlimpah dengan zakat yang Sahabat tunaikan!

Alhamdulillah, waktu gajian sudah tiba. Setelah gigih bekerja mencari nafkah yang halal, inilah saatnya segala lelah terbalaskan. Tentu Sahabat sudah merencanakan alokasi pengeluaran bulan ini.

Sebagian untuk membayar tagihan, sebagian untuk membeli kebutuhan sehari-hari, sebagian untuk ditabung atau diinvestasikan, dan... jangan lupa untuk menunaikan zakat!

Salurkan Zakat terbaik Sahabat Dermawan dengan cara:

1. Klik 'Zakat Sekarang'
2. Masukan nominal Zakat
3. Pilih Bank Transfer BNI Syariah/Mandiri/BCA/BNI/BRI, Gopay, OVO atau Kartu Kredit
4. Klik 'Zakat'
5. Dapatkan laporan via email

Silahkan untuk share juga halaman ini agar lebih banyak doa dan sedekah yang terkumpul.

#Perbaharui 10 Jun, 2022 Alhamdulillah atas izin Allah, tim Global Zakat - ACT melalui ACT Depok berhasil menyampaikan amanah kebaikan Sahabat Dermawan untuk saudara sebangsa yang membutuhkan. Kali ini melalui layanan Humanity Food Bus, tim Global Zakat ACT hadirkan makan gratis kepada keluarga prasejahtera, pekerja harian dan santri difabel yang berada di terminal Jatijajar Depok, Jawa Barat, Pada 31 Mei 2022.

Mereka yang menerima makanan gratis ini sangat bahagiaa saat mendapatkan makan gratis darimu Sahabat, Terima kasih Sahabat Dermawan atas kebaikan yang sudah kamu berikan untuk membantu saudara kita yang membutuhkan dengan menggunakan harta terbaikmu. Semoga Allah membalas kebaikanmu, aamiin.












Tidak ada hasil ditemukan
Ayo ikut berkontribusi dengan menjadi fundraiser pada campaign ini.
Zakat Sekarang